giyanto-05
Program Studi merupakan program studi yang mengelola kesatuan belajar tentang sumber daya pertanian yang bersifat hayati, menguntungkan, dan berkesinambungan. Banyak aspek pertanian yang hanya dapat dijelaskan dengan konsep mikrobiologi. Konsep mikrobiologi juga merupakan dasar yang sangat penting dalam pengembangan bioteknologi modern.
Program Studi Mikrobiologi Pertanian bertujuan menyiapkan sarjana pertanian yang:
1.menguasai dasar ilmu pengetahuan dan teknologi bidang mikrobiologi pertanian sehingga mampu memahami, menjelaskan, menemukan, dan merumuskan cara penyelesaian dalam bidang tersebut
2.mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi bidang mikrobiologi pertanian dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat
3. menguasai dasar ilmiah sehingga mampu berfikir, bersikap, dan bertindak sebagai ilmuwan
4.mampu mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi dalam bidang mikrobiologi dan bioteknologi pertanian khususnya, dan pertanian pada umumnya.
Tenaga Ahli Mikrobiologi Pertanian bekerjanya di mana?
Lapangan kerja yang tersedia bagi tenaga ahli mikrobiologi pertanian sangat beragam. Sarjana yang memiliki keahlian Mikrobiologi Pertanian terpantau bekerja di beberapa industri swasta di bidang perkebunan, perikanan, pertambangan, pakan, pangan, obat tradisonal, dan bahan kimia, seperti PT Great Giant Pineapple, PT BAT, PT Jarum Kudus, PT Gadjah Tunggal, PT Kalimantan Prima Coal, PT Cheil Samsung, PT Yuni Food, PT Indomilk, PT Indolakto, PT Sari Husada, , PT Bir Bintang, PT Miwon, PT Kecap Bango, PT Air Mancur, dan PT Merck. Beberapa lulusan bekerja sebagai tenaga edukatif di Perguruan Tinggi di luar UGM seperti Institut Pertanian Bogor, Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, Universitas Satya Wacana, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Sekolah Tinggi Perkebunan Instiper, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Terdapat pula lulusan yang meniti karier sebagai peneliti di lembaga-lembaga penelitian, seperti Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Badan Tenaga Atom Nasional, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, serta sebagai birokrat di pemerintahan antara lain di Dinas Pertanian dan Bappeda. Sarjana lulusan program studi ini juga dimungkinkan untuk meneruskan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, S2 hingga S3, baik di dalam maupun luar negeri.
Bagaimana cara menjadi Tenaga Ahli Mikrobiologi Pertanian?
Fakultas Pertanian UGM memiliki program pendidikan sarjana (S1) yang dirancang bagi lulusan SMA dan yang sederajat untuk dididik menjadi Sarjana Pertanian yang memiliki kompetensi khusus di bidang Mikrobiologi Pertanian. Kawah candradimuka untuk pelaksanaan proses pendidikan tersebut adalah Program Studi Mikrobiologi Pertanian. Di program studi tersebut pendidikan sarjana dirancang untuk dapat diselesaikan dalam waktu empat (4) tahun.
No comments:
Post a Comment